Menulis Cerpen
Cara menulis cerpen penting untuk diketahui, terlebih untuk pemula yang ingin mencoba menulis cerpen. Cerpen ialah salah satu karya tulis berbentuk prosa yang juga kerap muncul di surat kabar, kumpulan cerpen, media daring, dan media lainnya.
Cerpen mengangkat berbagai macam jenis kisah, baik nyata ataupun fiksi. Meski terlihat mudah, tetapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum Anda menulis cerpen.
Cerpen atau cerita pendek merupakan salah satu karya tulis yang isinya cenderung singkat. Apabila dibandingkan dengan tulisan-tulisan lainnya yang lebih panjang seperti novel, cerpen cenderung lebih padat dan langsung pada tujuannya.
Perlu diketahui, cerpen dibatasi panjang penulisannya. Ada definisi yang menyebutkan panjang cerpen tak boleh lebih 20.000 kata dan tak kurang dari 1000 kata, tetapi ada pula yang menyebut jika panjang cerpen paling tidak 10.000 kata.
Umumnya, cerpen merupakan suatu bentuk karangan fiksi. Untuk genre yang paling banyak diterbitkan yakni fiksi seperti fiksi ilmiah, fiksi detektif, fiksi horor, dan lain sebagainya.
Akan tetapi, cerpen kini juga mencakup bentuk non-fiksi seperti catatan perjalanan, prosa lirik dan varian-varian pasca modern, dan juga non-fiksi seperti fikto-kritis atau jurnalisme baru.
Sebelum menulis cerpen, Anda harus memahami unsur-unsur utama dari cerpen. Cerpen mempunyai dua unsur dalam penulisannya, yakni unsur intrinsik dan unsur ekstrinsik.
Unsur intrinsik ialah Langkah selanjutnya yaitu dengan menentukan tema. Tema ialah ide pokok
sebuah cerita. Tentunya Anda harus memiliki ide atau tema khusus sebelum
menulis sebuah cerpen.
Untuk pemula, Anda dapat menentukan tema
yang disukai atau yang paling dekat dengan kehidupan Anda sehari-hari.
Dengan tema-tema yang ada di dekat Anda, Anda tentu dapat menentukan
jalan cerita yang akan dibuat dan apa yang akan terjadi di dalamnya.unsur pembentuk cerpen itu sendiri, dan terdiri dari tema, alur, latar, perwatakan, tokoh, dan nilai.
Sedangkan unsur ekstrinsik ialah unsur yang berada di luar penulisan cerpen tetapi mempunyai pengaruh pada cerpen itu sendiri. Unsur ekstrinsik bisa berupa latar belakang penulis serta situasi atau kondisi saat cerpen itu ditulis.
Cara menulis cerpen selanjutnya yaitu dengan menentukan penokohan dan
watak. Tokoh dibagi menjadi tiga karakter yaitu tokoh protagonis (tokoh
utama pada cerita), tokoh antagonis (tokoh penentang atau lawan tokoh
utama), serta tokoh tritagonis (penengah dari tokoh utama dan tokoh
lawan).
Tak hanya menentukan tokoh, Anda juga perlu
mendeskripsikan watak tokoh dalam sebuah penjelasan. Perwatakan tersebut
bisa disampaikan melalui dialog, penjelasan narasi, ataupun
penggambaran fisik tokoh.
Cara menulis cerpen berikutnya yaitu dengan menentukan alur cerita. Alur
ialah jalan cerita yang akan Anda kembangkan sampai menjadi sebuah
cerpen.
Alur sendiri dibagi menjadi 3 yakni alur maju, alur
mundur dan alur campuran. Alur maju ialah rangkaian peristiwa yang
urutannya sesuai dengan urutan waktu kejadian (cerita bergerak ke depan
terus).
Alur mundur ialah rangkaian peristiwa yang susunannya
tidak sesuai dengan urutan waktu kejadian (cerita bergerak mundur).
Sedangkan alur campuran ialah campuran antara alur maju dan alur mundur
Setelah selesai menentukan unsur-unsur utama cerpen, langkah selanjutnya
yaitu mulai menulis cerpen. Anda dapat mengembangkan cerita dari tema
yang telah Anda tentukan sebelumnya.
Tulislah cerpen sesuai alur
yang Anda pilih dan tahapan-tahapan yang sudah ada. Kemudian masukkan
juga unsur-unsur intrinsik cerpen seperti penokohan, watak, dan latar
cerita.
Berikan juga judul yang menarik. Usahakan membuat judul
yang dapat menarik dan memantik keingintahuan pembaca untuk
menyelesaikan membaca cerpenmu.
Gunakan gaya bahasa yang tepat
agar pembaca dapat dengan mudah memahami cerita Anda. Tentukan pula
sudut pandang tokoh, apakah menggunakan sudut pandang orang pertama,
ketiga atau campuran.
Meskipun Anda menggunakan gaya bahasa
sehari-hari, Anda tetap harus menulis cerpen dengan kaidah penulisan
dalam bahasa Indonesia yang benar.
Apabila cerpen sudah selesai ditulis, baca ulang tulisan Anda untuk mengetahui ada tidaknya kesalahan penulisan.
Komentar
Posting Komentar